Guru : Umigiarini Pangestu, M.Pd
Mapel : PKN
Kelas : VII SMP Al-Azhar 1 Bandar Lampung
Kode KD :
3.4 Mengidentifikasi keberagaman suku, keberagaman masyarakat Indonesia dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika
Materi :
Perilaku Toleran dalam Kehidupan Beragama.
Tujuan :
1. Peserta didik dapat Mendeskripsikan contoh-contoh toleransi dalam kehidupan beragama
2. Peserta didik dapat Menunjukkan perilaku toleran dalam kehidupan beragama
Perilaku Toleran terhadap Keberagaman Suku, Agama, Ras dan Antargolongan
Perilaku Toleran terhadap Keberagaman Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan, semua manusia pada dasarnya sama. Membeda-bedakan perlakuan terhadap sesama manusia karena warna kulit atau bentuk fisik lainnya adalah sebuah kesalahan. Tuhan menciptakan manusia berbeda dan beragam. Perbedaan itu adalah anugerah yang harus kita syukuri. Mengapa kita harus bersyukur dengan keragaman itu? Dengan keragaman, kita menjadi bangsa yang besar dan arif dalam bertindak.
Persatuan dan kesatuan di sebuah negara yang beragam dapat diciptakan dalam wujud perilaku toleran terhadap keberagaman tersebut. Sikap toleran berarti menahan diri, bersikap sabar, membiarkan orang berpendapat lain, dan berhati lapang terhadap orang-orang yang memiliki pendapat berbeda. Toleransi sejati didasarkan sikap hormat terhadap martabat manusia, hati nurani, dan keyakinan, serta keikhlasan sesama apa pun agama, suku, golongan, ideologi atau pandangannya. Sikap toleransi harus muncul dalam masyarakat yang beragam atau plural. Oleh karena itu, setiap individu mengaplikasikan toleransi terhadap individu lainnya sehingga bangsa Indonesia yang beragam suku, agama, ras, dan antargolongan dapat menjadi bangsa yang satu dan utuh (Budi Juliardi, 2015:47).
Perhatikan dan bacalah penjelasan perilaku toleran terhadap keberagaman agama, suku, ras, budaya, dan antargolongan di bawah ini.
1. Perilaku Toleran dalam Kehidupan Beragama
Semua orang di Indonesia tentu menyakini salah satu agama atau kepercayaan yang ada di Indonesia. Pemerintah Indonesia mengakui enam agama yang ada di Indonesia. Agama tersebut adalah Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu. Bukankah kalian sejak kecil sudah meyakini dan melaksanakan ajaran agama yang kalian anut? Tuliskan pengalaman kalian melaksanakan ajaran agama dan kumpulkan pada guru.
Negara menjamin warga negaranya untuk menganut dan mengamalkan ajaran agamanya masing-masing. Jaminan negara terhadap warga negara untuk memeluk dan beribadah diatur dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 29 ayat (2) yang berbunyi, ”Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu”.
Dalam kehidupan berbangsa, seperti kita ketahui keberagaman dalam agama itu benar-benar terjadi. Agama tidak mengajarkan untuk memaksakan keyakinan kita kepada orang lain. Oleh karena itu, bentuk perilaku kehidupan dalam keberagaman agama di antaranya diwujudkan dalam bentuk sebagai berikut.
1. Melaksanakan ajaran agama yang dianutnya dengan baik dan benar.
2. Menghormati agama yang diyakini orang lain.
3. Tidak memaksakan keyakinan agama yang dianutnya kepada orang lain.
4. Toleran terhadap pelaksanaan ibadah yang dianut pemeluk agama lain.
Perilaku baik dalam kehidupan keberagaman beragama tersebut harus kita laksanakan. Tidak hanya di lingkungan keluarga, namun juga di sekolah, masyarakat serta dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
2. Perilaku Toleran terhadap Keberagaman Suku & Ras di Indonesia
Perbedaan suku & ras antara manusia yang satu dengan manusia yang lain hendaknya tidak menjadi kendala dalam membangun persatuan & kesatuan bangsa Indonesia ataupun dalam pergaulan dunia. jadi kita harus menghormati harkat & martabat manusia lainnya. Kita juga harus mengembangkan semangat persaudaraan dengan sesama manusia dengan menjunjung nilai-nilai kemanusian.
Perbedaan kita dengan orang lain tidak berarti bahwa orang lain lebih baik dari kita /kita lebih baik dari orang lain. Baik & buruknya penilaian orang lain kepada kita bukan karena warna kulit, rupa wajah, & bentuk tubuh melainkan karena baik & buruknya dalam berperilaku. Oleh sebab itu, sebaiknya kita berperilaku baik kepada semua orang tanpa memandang berbagai perbedaan itu.
3. Perilaku Toleran terhadap keberagaman Sosial Budaya di Indonesia
Kehidupan sosial & keberagaman kebudayaan yang dimiliki bangsa Indonesia tentu menjadi kekayaan bangsa Indonesia. Maka kita harus bersemangat untuk memelihara & menjaga kebudayaan bangsa Indonesia.
Bagis seorang pelajar/mahasiswa, perilaku & semangat kebangsaan dalam mempertahankan keberagaman budaya bangsa dapat dilaksanakan dengan cara;
1. Mempelajari & menguasai salah satu seni budaya sesuai dengan minat & kesenangannya
2. Mengetahui keanekaragaman budaya yang dimiliki bangsa Indonesia
3. Menyaring budaya asing yang masuk ke dalam bangsa Indonesia
4. Merasa bangga terhadap budaya bangsa sendiri.
Sikap toleransi yang perlu dikembangkan untuk mewujudkan persatuan dalam keanekaragaman antara lain sebagai berikut;
1. Tidak memandang rendah suku/budaya yang lain
2. Tidak menganggap suku & budayanya paling tinggi & paling baik
3. Lebih mengutamakan negara dari pada kepentingan daerah/suku masing-masing.
4. Menerima keragaman suku bangsa & budaya sebagai kekayaan bangsa yang tak ternilai harganya.
Sikap toleransi dalam masyarakat terhadap keragaman dapat dilaksanakan dalam berbagai lingkungan. Berikut ini uraiannya;
1. Lingkungan sekolah
Sama halnya dengan kehidupan keluarga, kehidupan sekolah pun dibutuhkan adanya toleransi baik antara kepala sekolah dengan guru, guru dengan guru, kepala sekolah dengan murid, guru dengan murid maupun murid dengan murid. Toleransi itu sangat dibutuhkan untuk terciptanya proses pembelajaran yang kondusif, sehingga tujuan dari pendidikan persekolahan dapat tercapai.
Contoh-contoh sikap toleransi dalam kehidupan sekolah antara lain;
· Mematuhi tata tertib sekolah
· Berkata yang sopan, tidak berbicara kotor/menyinggung perasaan orang lain
· Saling menyayangi & menghormati sesama pelajar.
2. Lingkungan masyarakat
Perlu diketahui bahwa terjadinya peristiwa seperti tawuran antarpelajar, tawuran antarwarga, peristiwa/pertikaian antaragama & antaretnis dll. Peristiwa-peristiwa itu merupakan cerminan dari kurangnya toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.
Berikut ini, sikap toleransi dalam kehidupan masyarakat;
· Tidak membeda-bedakan suku, ras maupun golongan
· Adanya sikap saling menghormati & menghargai antara pemeluk agama
3. Lingkungan Berbangsa & Bernegara
Kehidupan berbangsa & bernegara pada hakikatnya merupakan kehidupan masyarakat bangsa. Di dalam terdapat kehidupan berbagai macam pemeluk agama & penganut kepercayaan yang berbeda-beda. Tetapi perbedaan-perbedaan kehidupan itu menjadi kemajemukan kehidupan sebagai suatu bangsa & negara Indonesia. Oleh sebab itu, kehidupan berbangsa & bernegara perlu tetap dipelihara agar tidak terjadi disintergrasi bangsa.
Toleransi dalam kehidupan berbangsa & bernegara antara lain;
· Mengakui & menghargai HAM
· Merasa senasib sepenanggungan
· Menciptakan persatuan & kesatuan, rasa kebangsaan/nasionalisme.
Semua manusia pada dasarnya sama, yang membeda-bedakan terhadap sesama manusia karena warna kulit/bentuk fisik lainnya adalah sebuah kesalahan. Tuhan menciptakan manusia berbeda & beragam, perbedaan itu adalah anugerah yang harus disyukuri. Perbedaan kita dengan orang lain tidak berarti bahwa orang lain lebih baik dari kita/kita lebih baik dari orang lain. Baik & buruknya penilaian orang lain kepada kita bukan karena warna kulit, rupa wajah, & bentuk tubuh melainkan karena baik & buruknya dalam berperilaku. Oleh sebab itu, sebaiknya kita berperilaku baik kepada semua orang tanpa memandang berbagai perbedaan itu.
Untuk Evaluasi hari ini :
1. Silahkan kalian pahami materi di atas.
2. Kerjakan pertanyaan yang sudah ibu berikan dan siapkan tugas selanjutnya
3. Silahkan komen di blogger sebagai DAFTAR HADIR, dan jangan lupa kumpulkan tugas kalian melalui WA dengan FOTO menggunakan SERAGAM dan dijadikan satu dengan Tugas Kalian (potogrid) paling lambat pukul 20.00 WIB.
Terimakasih, tetap semangat nak dan tetap jaga kesehatan yaaa......
Wassalamualaikum wr. wb..
Tuliskan:
BalasHapusNama:
No Absen:
Kelas:
Keterangan: Hadir
assalamualaikum, nayla fakhira hadir
BalasHapusAssalamualaikum
HapusNama :Nur Aisyah
No absen :10
Kelas:VII A
Keterangan: hadir